Senin, 19 Mei 2014

TUGAS AUDIT (KEPEMIMPINAN CAMAT DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI)


Nama : P F LANO
Nim  : 2011210036


1.      JUDUL
KEPEMIMPINAN CAMAT DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI
2.      TERM PAPER
KEPEMIMPINAN
Ø  Istilah kepemimpian menurut Kartini Kartono (1994.h.2) : berasal dari kata dasar pemimpin yang artinya adalah bombing atau tuntun. Dari kata pemimpin lahirlah kata kerja memimpin yang artinya adalah membimbing atau menuntun, dan kata benda pemimpin yaitu orang yang berfungsi untuk memimpin atau orang yang mempunyai fungsi membimbing atau menuntun.
Ø  Kepemimpinan adalah merupakan suatu kegiatan yang dilakukan untuk mempengaruhi perilaku orang lain atau seni untuk mempengaruhi perilaku manusia, baik perorangan ataupun kelompok.
Sumber : Mifah Thoha (1995,h.9)
Ø  Kepemimpian adalah rangkaian kegiatan penataan berupa kemampuan mempengaruhi perilaku orang lain dalam situasi tertentu agar bersedia bekerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Sumber : Sutarto (1998,h.25)
3.       INSTRUMEN
1.      Bertanggung jawab
2.      Berkomitmen tinggi
3.      Sangat dipercaya
4.      Mempengaruhi orang lain
5.      Kebijaksanaan
4.      TEMPAT AUDIT
Kantor Kecamatan Pemangkat Kabupaten Sambas (Kal-Bar)

5.      Peran seorang pemimpin khususnya dalam usaha meningkatkan disiplin kerja yang berada dibawah kekuasaan dan wewenangnya sangatlah penting, karena bagi seorang pemimpin memiliki perilaku yang baik dalam melaksanakan tugasnya bagi seorang pemimpin memiliki merupakan panutan bagi para bawahannya.
Sehubungan dengan pentingnya peran pemimpin, yang dalam hal ini adalah kepemimpinan Camat, Bayu Suryanigrat (1981) mengemukakan terdapat delapan peran yang harus dijalankan oleh seorang Camat, yaitu : Peran sebagai kepala, eksekutif, administrator, manajer, komandan, sesepuh, pemimpin dan pemina.
Dari pengertian diatas dapatlah diketahui bahwa Camat memiliki banyak peran oleh para pegawai sebagai unsur staf untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Untuk itu Camat harus mampu membina, mempengaruhi, mengerahkan dan mengarahkan serta mampu menumbuhkan disiplin kerja yang tinggi terhadap bawahannya, karena disiplin kerja merupakan suatu yang harus tumbuh dan dimiliki oleh setiap pegawai dalam membentuk perilaku individu sebagai organisasi pemerintahan Kecamatan dalam melaksanakan tugas pekerjaanya.